ASKEP BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA PDF

Askep CA Prostat Tn. Dari beberapa penelitian berhasil menemukan adanya hubungan antara merokok dengan terjadinya tumor dan kanker buli-buli. Lp Askep CA Tulang. Askep Gastritis, Ulkus Peptikum, kanker prostat. Neither has even heard of our favored choice, Dennis Kucinich. Teka eksterna, terbentuk oleh stroma ovarium yang terdesak.

Author:Tot Mot
Country:Azerbaijan
Language:English (Spanish)
Genre:Science
Published (Last):11 May 2008
Pages:321
PDF File Size:3.16 Mb
ePub File Size:12.36 Mb
ISBN:338-7-14276-200-9
Downloads:2759
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Yozshuzragore



This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 17, Pages: Preview Full text.

Salah satu penatalaksanaan klien BPH adalah pembedahan pada perut bagian bawah guna mengangkat jaringan prostat yang mengalami pembesaran. Tujuan : Untuk mengetahui asuhan keperawatan pada klien dengan Benigna Prostat Hiperplasia Post Open Prostatectomi meliputi pengkajian, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Hasil : Setelah dilakukan askep selama 3x24 jam di dapatkan hasil keluhan nyeri berkurang dari skala 6 menjadi skala 3, mobilitas klien meningkat, tidak ada tanda tanda kekurangan volume cairan dan tidak ada tanda infeksi yang dialami klien.

Simpulan : Asuhan keperawatan yang dilakukan selama 3x24 jam di dapatkan hasil 3 masalah teratasi sebagian serta 1 masalah teratasi. Kata kunci : Benigna Prostat Hiperplasia, prostatectomi, nyeri, cairan, infeksi. One of the management of BPH client is surgery that on the lower abdomen to remove prostate tissue who have an enlarged prostate. Purpose : To determine the nursing care to clients with benign prostatic hyperplasia post open prostatectomi include assessment, intervention, implementation, and evaluation of nursing.

Results: after already done the Askep during 3x24 hours, get reduced pain results from scale 6 to 3 , client mobility is advance, there are no sign of deficiency of fluid volume and there also infection of sufferer.

Conclusion: Nursing care which is did during 3x24 get the result 3 problem solving partly and 1 problem solved. Keywords: Benign Prostate Hyperplasia, Prostatectomi, pain, fluid, infection.

Latar Belakang Kelenjar prostat merupakan organ tubuh pada laki-laki yang berbentuk seperti kacang kenari, kelenjar prostat terletak di dasar kandung kemih dan mengelilingi uretra posterior, salah satu gangguan pada prostat adalah terjadinya pembesaran yang lazimnya terjadi pada pria di atas 50 tahun. Pembesaran kelenjar prostat dapat mengganggu mekanisme normal buang air kecil Iskandar, Salah satu tindakan dilakukan dalam penanganan BPH adalah dengan melakukan pembedahan terbuka atau bisa disebut open prostatectomi, tindakan dilakukan dengan cara melakukan sayatan pada perut bagian bawah sampai simpai prostat tanpa membuka kandung kemih kemudian dilakukan pengangkatan prostat yang mengalami pembesaran Samsuhidajat, Angka kejadian Benigna Prostat Hiperplasia di Sukoharjo tergolong tinggi, serta penyakit ini perlu diwaspadai karena bila tidak segera ditangani dapat mengganggu sistem perkemihan, efek jangka panjang yang timbul adalah retensi urine akut, refluks kandung kemih, hidroureter, dan urinari tract infection.

Pengertian Benigna Prostat hiperplasia adalah bertambah besarnya ukuran prostat biasanya diiringi dengan bertambahnya usia pada laki laki, membesarnya prostat menyebabkan fungsi uretra pars prostatika menjadi terganggu, menimbulkan gangguan pada saluran keluar kandung kemih Iskandar, Benigna prostat hiperplasia adalah terjadinya pelebaran pada prostat yang menimbulkan penyempitan saluran kencing dan tekanan di bawah kandung kemih dan menyebabkan gejala-gejala seperti sering kencing dan retensi urin Aulawi, Anatomi Prostat merupakan organ genitalia pada laki laki berbentuk seperti buah kenari dengan berat normal pada orang dewasa kurang lebih 20 gram.

Prostat terletak di sebelah inferior kndung kemih dan membungkus uretra posterior. Kelenjar prostat terbagi atas beberapa zona yaitu zona perifer, zona sentral, zona transisional, zona fibromuskuler anterior dan zona periuretra.

Dihydrostestosteron adalah pembesaran pada epitel dan stroma kelenjar prostat yang disebabkan peningkatan 5 alfa reduktase dan reseptor andorogen. Adanya ketidakseimbangan antara hormon testosteron dan estrogen dimana terjadi peningkatan estrogen dan penurunan testosteron sehingga mengakibatkan pembesaran pada prostat. Interaksi antara stroma dan epitel. Peningkatan epidermal growth factor atau fibroblast growth faktor dan penurunan transforming factor beta menyebabkan hiperplasia stroma dan epitel.

Peningkatan estrogen menyebabkan berkurangnya kematian sel stroma dan epitel dari kelenjar prostat. Teori sel stem, meningkatnya aktivitas sel stem sehingga terjadi produksi berlebihan pada sel stroma maupun sel epitel sehingga menyebabkan proliferasi sel sel prostat Purnomo, Manifestasi klinis Menurut Aulawi tanda gejala yang muncul pada pasien penderita Benigna Prostat Hiperplasia adalah : a. Kesulitan mengawali aliran urine karena adanya tekanan pada uretra dan leher kandung kemih.

Kekuatan aliran urine yang melemah. Aliran urine keluar yang tidak lancar. Keluarnya urine bercampur darah. Patofisiologi Kelenjar prostat akan mengalami hiperplasia seiring dengan pertambahan usia, pada proses penuaan menimbulkan perubahan keseimbangan antara hormon testosteron dan estrogen keadaan ini dapat menyebabkan pembesaran prostat, jika terjadi pembesaran prostat maka dapat meluas ke kandung kemih, sehingga akan mempersempit saluran uretra prostatica dan akhirnya akan menyumbat aliran urine.

Penyempitan pada aliran uretra dapat meningkatkan tekanan pada intravesikal. Munculnya tahanan pada uretra prostatika menyebabkan otot detrusor dan kandung kemih akan bekerja lebih kuat saat memompa urine, penegangan yang terjadi secara terus menerus menyebabkan perubahan anatomi dari buli buli berupa : pembesaran pada otot detrusor, trabekulasi terbentuknya selula, sekula, dan diventrivel kandung kemih.

Tekanan yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan aliran balik urine ke ureter dan bila terjadi terus menerus mengakibatkan hidroureter, 3 hidronefrosis, dan kemunduran fungsi ginjal Muttaqin dan Sari, Salah satu upaya pengobatan pada penderita benigna prostat hiperplasi adalah pembedahan terbuka merupakan tindakan pembedahan pada perut bagian bawah, kelenjar prostat dibuka dan mengangkat kelenjar prostat yang mengalami pembesaran, untuk mencegah pembentukan pembekuan darah dialirkan cairan via selang melalui kandung kemih, selang biasanya dibiarkan dalam kandung kemih sekitar 5 hari setelah operasi dan kemudian dikeluarkan jika tidak ada pendarahan Iskandar, Biodata Klien bernama Tn.

A berjenis kelamin laki laki, umur 77 tahun, pendidikan terkahir klien adalah Sekolah Dasar, suku Jawa, klien tinggal di Jumapolo Karanganyar, klien masuk rumah sakit pada tanggal 7 April dengan diagnosa medis Benigna Prostat Hiperplasia. Penanggung jawab Tn. A adalah Ny. S hubungan Ny. S dengan klien adalah sebagai anak, Ny. S berumur 50 tahun, pendidikan terakhir SMA, pekerjaan Ny. S adalah wiraswasta. Riwayat Penyakit Sekarang Keluarga Tn. Analisa Data Data yang di dapat dari hasil pengkajian yang dilakukan pada tanggal 16 April pada kasus Tn.

A data subjektif : Klien 4 mengatakan nyeri pada perut bagian bawah bekas luka operasi, P Provoking : luka post operasi, Q Quality : nyeri seperti ditusuktusuk, R Region : nyeri daerah perut bagian bawah bekas luka operasi, S Scala : skala nyeri 6, T Time : Sering. Dari data diatas dapat di tentukan bahwa diagnosa yang muncul adalah nyeri akut berhubungan dengan agen injuri fisik yaitu pembedahan.

Data selanjutnya yang ditemukan pada klien dalam kasus adalah data subjektif yang didapat klien mengatakan pasca operasi ia hanya bisa berbaring di tempat tidur dan data objektif yang di dapat adalah saat aktivitas dibantu keluarga makan,minum,mandi , klien terbaring di tempat tidur, terpasang infuse RL 20tmp, terpasang kateter, terpasang drainase.

Dari data yang muncul di atas mak akan muncul diagnosa Hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keterbatasan lingkungan peralatan terapi. Data selanjutnya yang dikeluhkan klien adalah data subjektif yang di dapat adalah klien mengatakan air di kateter masih berwarna kemerahan, dan masih keluar darah dari drain, sedangkan data objektif yang diperoleh adalah urine tampak kemerahan serta keruh dan ada sedikit stosel, terpasang infus RL 20 tpm, irigasiNaCl 60 tpm, terpasang drainase dan cairan drain berwarna merah.

Dari data tersebut dapat resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif. Pengkajian Dalam pengkajian yang dilakukan penulis, data-data yang didapat melalui pengkajian pada kasus klien pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan tanda gejala yang disebutkan pada tinjauan teori. Terdapat kesinambungan antara kasus nyata dengan tinjauan teori.

Diagnosa keperawatan a. Diagnosa yang muncul dalam kasus Diagnosa ini ditegagkan sebab ditemukan data pada kasus nyata yang berupa data subjektif maupun objektif pada sesuai dengan teori 1 Nyeri akut berhubungan dengan agen injuri fisik, pembedahan. Diagnosa yang tidak muncul 1 Resiko cedera berhubungan dengan kelemahan fisik.

Pelaksanaan Dalam pembahasan implementasi penulis akan menjelaskan tindakan yang dilakukan pada setiap diagnosa yang muncul. Nyeri akut berhubungan dengan agen cedera fisik pembedahan Kelebihan dalam impelementasi ini adalah tindakan meliputi kolaborasi dari tindakan non farmakologi sehingga mampu mengurangi nyeri pasien secara optimal, kelemahan dari tindakan ini adalah klien belum mampu melakukan tindakan relaksasi nafas dalam secara optimal kareana keadaan yang masih lemah.

Hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keterbatasan lingkungan peralatan terapi. Kelebihan dari intervensi ini adalah dilakukan latihan yang mampu meningkatkan mobilitas fisik pasien, kelemahan dari intervensi ini adalah dalam pelaksaanaanya klien sering merasa takut untuk bergerak karena klien merasa bila sering bergerak maka lukanya akan lama sembuhnya. Resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan volume cairan aktif. Kelebihan intervensi ini masukan maupun keluaran cairan di pantau salama 24 jam sehingga tanda kekurangan maupun kelebihan cairan akan mudah di deteksi.

Kekurangan dari intervensi ini sulitnya memantau keluaran maupun masukan cairan selama 24 jam. Resiko infeksi berhubungan dengan masuknya mikroorganisme, prosedur invasive, trauma. Kelebihan dari intervensi ini adalah dilakukanya tindakan bersifat non farmakologi dan farmakologi sehingga proses penyembuhan luka dapat berlangsung cepat.

Kelamahan dari intervensi ini adalah pengkajian tanda infeksi kurang optimal karena luka yang masih terbalut kasa. Evaluasi Setelah dilakukan tindakan selama 3x24 jam, Penilaian evaluasi di dasarkan pada kiteria hasil yang telah di tetapkan pada intervensi yang di susun berdasarkan teori, dengan membandingkan hal tersebut maka di dapatkan hasil 3 masalah teratasi sebagian dan 1 masalah teratasi yaitu resiko infeksi.

Simpulan a. Pengkajian pada klien BPH di fokuskan pada nyeri serta adanya perdarahan yang dialami oleh kilen. Berdasarkan data yang di dapat dari pengkajian dan analisa yang dilakukan penulis, ditemukan masalah keperawatan nyeri akut berhubungan dengan agens cedera fisik pembedahan, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keterbatasan lingkungan, peralatan terapi, resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif serta resiko infeksi berhungan dengan prosedur invasive trauma, pembedahan.

Rencana keperawatan di buat sesuai dengan teori yang ada, dari rencana keperawatan yang disusun tidak semua rencana keperawatan dapat dilakukan secara maksimal karena kurang kooperatifnya klien dan keluarga. Untuk mengatasi masalah yang muncul pada klien dengan Benigna Prostat Hiperplasia Post Open prostatectomy dilakukan tindakan sesuai yang direncanakan, untuk mengurangi nyeri dilakukan teknik relaksasi nafas dalam, untuk mengatasi masalah hambatan mobilitas fisik dilakukan latihan ROM dan latihan gerak aktif, untuk mengatasi resiko kekurangan cairan dianjurkan klien untuk menigkatkan masukan perolal dan untuk resiko infeksi dilakukan perawatan luka.

Pada evaluasi proses asuhan keperawatan terdapat tiga masalah keperawatan yang teratasi sebagian yaitu nyeri akut berhubungan dengan agens cedera fisik, pembedahan, hambatan mobilitas fisik berhubungan dengan keterbatasan lingkungan, peralatan terapi, resiko kekurangan volume cairan berhubungan dengan kehilangan cairan aktif serta 1 masalah keperawatan yang teratasi yaitu resiko infeksi berhubugan dengan prosedur invasive trauma, pembedahan.

Saran Berdasarkan asuhan keperawatan yang telah dilakukan pada klien dengan Benigna Prostat Hiperplasia di ruang gladiol atas RSUD sukoharjo, maka penulis memberikan saran bagi : 8 a.

Perawat Perawat harus memberikan asuhan keperawatan secara optimal salah satunya melakukan pemantauan serta pencatatan intake maupun keluaran cairan selama 24 jam untuk menghindari masalah kekurangan cairan. Klien dan Keluarga Diharapkan klien dan keluarga mampu menerapkan setiap anjuran yang telah di berikan oleh tenaga medis sehingga klien dapat terhindar dari berbagai komplikasi pada penderita BPH.

Institusi Pendidikan Diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan sehingga mampu menciptakan lulusan yang profesional dan kompeten dalam bidangnya F. Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Rapha Publishing. Carpenito, L. Buku Saku Diagnosis Keperawatan. Edisi 6. Jakarta: EGC. Djuantoro, Dwi. Case Files: Ilmu Badah Terjemahan. Edisi 3. Tangerang Selatan: Karisma Publishing Group. Doenges, M.

Pedoman Obat untuk Perawat terjemahan. Pustaka Kesehatan Populer Saluran Pencernaan. Asuhan Keperawatan Gangguan Sistem Perkemihan. Jakarta: salemba Medika. Asuhan Keperawatan Gangguan Sistem Perioperatif.

74LS32 PDF

Askep Bph Benigna Prostat Hipertropi

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 2, Pages:

GALAMIAN SCALES VIOLA PDF

ASKEP BENIGNA PROSTAT HIPERPLASIA

Embed Size px x x x x Ukuran prostat seperti buah kenari, tetapi jika mengalami pembesaran bisa seperti buah jeruk. Fungsi utama kelenjar prostat adalah untuk memproduksi semen air mani yang berisi nutrisi sekaligus alat transpor bagi sperma keluar dari tubuh. Terdapat tiga masalah medis yang biasa terjadi pada prostat yaitu pembesaran prostat, peradangan pada kelenjar prostat prostatitis , dan kanker prostat. Di artikel seksualitas. Pembesaran prostat adalah salah satu kondisi umum yang dialami laki-laki seiring dengan bertambahnya usia mereka. Setidaknyagangguan prostatini mempengaruhi sekitar 15 persen pria yang berusia 40 tahunan dan lebih banyak lagi pada pria 75 tahun ke atas yakni 50 persen mengalami gejala pembesaran prostat.

Related Articles